Pages

Ads 468x60px

2009/02/25

Siapa Mau Ponari Sweat?




Fenomena Ponari Menyebar kemana kemana, Ketika ocehan ini ditulis, penulis baru melihat berita bahwa pasien sang dukun cilik bahkan datang dari luar negeri, India dan Malaysia.

Ada beberapa hal yang pasti bisa disimpulan disini, satu, Masyarakat kita masih sakit, fenomena pengobatan kuno dukun dan jampi jampi masih mengakar, padahal kita sudah berada di masa postmodernisme dimana dokter dan operasi modern sudah menjadi barang biasa, pertanyaannya kenapa???. Dua, yach, jawabannya adalah karena jarak sikaya dan simiskin juga melebar, siapa pun tahu kalau untuk medapatkan pengobatan dan jaminan kesehatan yang layak membutuhkan biaya yang banyak yang hanya orang kaya saja yang dapat mengaksesnya!



Yang disampaikan oleh MenKes Sri Fadilah boleh jadi benar, tapi apa benar bahwa pemerintah telah benar benar menjamin kesehatan rakyat kecil? Berapa persen yang benar2 menikmati itu? Pengobatan dengan sistem PUskesmas memang membantu tapi fasilitas yg didapat benar benar jauh dari memadai, sistem kerja pegawai puskesmas yang seenaknya, obat2an kelas dua dan peralatan pengobatan yg miskin.

So, wajar kalau kemudian fenomena PoNaRi masih menjangkit dimana mana!

Kamus:
Ponari: Dukun cilik Jombang
Sweat : Keringat
Selamat meminum keringat tangan PoNaRi

0 komentar:

Post a Comment